Android

Quick Review : Sistem Komplain Tokopedia

Memilih barang yang diinginkan, melakukan pembayaran, dan dalam hitungan hari / jam barang yang kita inginkan datang. Sebuah mekanisme belanja yang mungkin paling cepat dan hemat waktu sejauh ini. Kita menyebutnya belanja online. Jika anda adalah seseorang yang tidak asing dengan istilah tersebut. Maka, seharusnya anda tidak asing lagi dengan e-commerce yang satu ini. Tokopedia.

Berdiri sejak 17 Agustus 2009. Saat ini, Tokopedia masuk ke dalam urutan ke 4 sebagai website yang paling banyak dikunjungi di Indonesia. Data tersebut kami dapatkan dari https://www.alexa.com/topsites/countries/ID. Terlepas dari hal itu, Tokopedia adalah toko online Indonesia pertama yang saya gunakan secara aktif hingga hari ini. Tampilan, kemudahan, serta promo adalah beberapa alasannya.

Tapi, tentu Tokopedia tidak datang dengan hal-hal yang bagus saja. Terkadang ada saja penjual yang tidak mendeskripsikan barang sesuai dengan barang yang mereka jual. Hasilnya, konsumen kecewa. Untungnya Tokopedia punya sebuah sistem komplain. Sistem inilah yang saat ini akan saya bahas lebih jauh.

Bersama Ono di sini. Inilah quick review sistem komplain Tokopedia.

Kronologi

Semua bermula ketika baterai Redmi 2 saya membengkak. Maka, saya pun mencoba mencari baterainya di Tokopedia. Memilih Tokopedia bukanlah tanpa alasan. Sebelumnya saya pernah punya pengalaman baik membeli baterai Redmi 1s di sana. Harga relatif murah, barang cepat sampai, dan original. Jadi, saya tidak harus pergi ke service center.

Tapi, pengalaman baik itu nyatanya tidak terulang kembali. Baterai yang saya beli sangat berbeda dengan baterai asli yang saya miliki.

Perbandingan Baterai Dari Tokopedia dan Baterai Asli

Baterai dari Tokopedia (kiri), Baterai Asli (kanan)

Seperti yang terlihat pada gambar di atas. Pada baterai yang saya beli dari Tokopedia memiliki kemasan yang lebih cerah. Tulisan yang ada juga buram. Icon yang ada pada baterai juga berbeda. Terdapat serial number (S/N) tetapi tidak terdapat tanggal produksi.

Perbandingan kemasan baterai Redmi 2 Tokopedia dan Asli

Kemasan yang ada juga sangat sederhana, datang dengan sebuah plastik. Sedangkan baterai asli yang saya miliki, memiliki kemasan hardcase.

Perbandingan Baterai Dari Tokopedia dan Baterai Asli 2

Jika diperhatikan dengan seksama. Perbedaan juga terdapat pada bagian atas baterai. Ukuran konektornya terlalu kecil. Sehingga, ketika dimasukkan kedalam Redmi 2 terasa sedikit sesak.

Berdasarkan hal-hal itulah akhirnya saya mengajukan komplain pada Tokopedia.

Sistem Komplain

Untuk melakukan komplain di Tokopedia caranya mudah. Pada saat anda menerima barang pesanan anda. Pada bagian konfirmasi penerimaan, klik komplain.

Sistem Komplain Tokopedia

Kemudian anda akan diarahkan ke Pusat Resolusi Tokopedia. Kemudian anda diharuskan mengisi solusi yang anda inginkan, bukti barang, dan keterangan.

Pusat Bantuan Tokopedia

Barulah nantinya bagian administrasi Tokopedia akan menganalisa komplainan anda. Lalu, meneruskannya ke penjual. Komunikasi akan dilanjutkan sampai ketiga pihak (Penjual, Tokopedia, dan Pembeli) sepakat pada satu solusi.

Biasanya jika toko yang bersangkutan tidak melakukan sanggahan, dana yang ada akan langsung dikembalikan ke akun Tokopedia kita dalam hitungan 1 – 2 hari. Pada kasus saya, semuanya selesai dalam waktu 4 hari. Komplain dilakukan pada 29 April 2018 dan dana kembali pada 3 Mei 2018.

Sebagai catatan dana hanya akan kembali jika solusi sudah terpenuhi. Seperti yang telah saya tunjukkan di atas. Saya meminta untuk retur barang dan pengembalian dana. Maka, saya melakukan pengembalian barang pada penjual. Setelah penjual mengkonfirmasi penerimaan barang. Barulah dana akan dikembalikan ke pembeli.

Kesimpulan

Sistem komplain Tokopedia sebenarnya memberikan keuntungan dan rasa aman pada para penggunanya. Tetapi, kecepatan pengembalian dana sangat tergantung pada kecepatan respon penjual.

Di sisi lain, sistem ini bisa merugikan penjual. Karena pembeli dapat melakukan komplain kapan pun yang mereka mau. Dengan alasan apa pun yang mereka punya. Maka, perlu kemampuan analisis yang baik dari bagian administrasi Tokopedia. Sehingga, komplain yang ada dapat di tanggapi dengan baik dan tepat.

Untuk penjual, ada baiknya memberikan deskripsi yang sesuai dengan produk yang mereka jual. Mendeskripsikan secara akurat dan sebaik mungkin. Begitu juga dengan pembeli, sebaiknya hanya mengajukan komplain jika memang barang yang dibeli tidak sesuai dengan deskripsi. Bukan komplain hanya karena tidak suka.

Karena dana akan terus menggantung di rekening Tokopedia. Selama proses komplain terus berlangsung. Jadi, sebenarnya sistem ini dapat berjalan dengan baik jika ada kesinambungan antara ketiga pihak. Pembeli, Tokopedia, dan Penjual.

Punya pengalaman terkait hal ini ? Silahkan komenter di kolom komentar yang ada di bawah.

Saya Mas Wahono, pamit.

Salam, Juru Review.

5 Comments

  1. Jimmy

    Sistem komplain tokopedia tidak bagus karena merugikan pembeli. Uang yang dikembalikan hanya harga barang sedangkan ongkos tidak dikembalikan. Hal ini mengakibatkan penjual dapat seenaknya mengirim barang abal2x apabila harga barang dibawah 50 ribu. Dan sebagai pembeli akan menghabiskan effort dan biaya ongkir untuk melakukan komplain

    • Mas Wahono

      Iya, ini memang kadang-kadang jadi menganggu. Ongkos kirim memang masuk ke jasa pengiriman. Bukan, ke Tokopedia. Jadi, ga mungkin juga mereka mau ganti.

      Pernah beli barang dibawah 50 ribu. Dengan kondisi tidak sesuai deskripsi. Karena malas komplain akhirnya direlakan.

      Hampir diseluruh penyedia layanan jual beli online begini. Makanya, memang perlu kerjasama yg baik antara ketiga pihak. Penyedia layanan, penjual, dan pembeli.

      • Kakay

        Nah itu yang dicari penjual gak bertanggung jawab. Kirim barang gak sesuai diskripsi. Kalau pembeli komplain.. yaah gak jadi dapet duit. Kalau pembeli males komplen atau ngiklasin aja,… yaa..lumayan… Besok2 gitu lagi jualannya. Toh pembeli yg ngembaliin barang gak bisa tulis review toko. Jadi kehati-hatian apapun… seperti tanya dan konfirmasi kondisi/spek barang, dokumentasi foto/video saat unboixing tetap gak ada gunanya buat pembeli kalau sudah ketemu penjual kayak gini. dan model mediasi Tokopedia kayak gini.

  2. Kakay

    Nah itu yang dicari penjual gak bertanggung jawab. Kirim barang gak sesuai diskripsi. Kalau pembeli komplain.. yaah gak jadi dapet duit. Kalau pembeli males komplen atau ngiklasin aja,… yaa..lumayan… Besok2 gitu lagi jualannya. Toh pembeli yg ngembaliin barang gak bisa tulis review toko. Jadi kehati-hatian apapun… seperti tanya dan konfirmasi kondisi/spek barang, dokumentasi foto/video saat unboixing tetap gak ada gunanya buat pembeli kalau sudah ketemu penjual kayak gini. dan model mediasi Tokopedia kayak gini.

    • Mas Wahono

      Iya, selama makanya ngeliat rating dan review itu penting.

      Selama ini, baru satu kali sih dapat penjual kaya gitu. Ya, semoga kedepannya dunia jual beli online jadi lebih baik lagi.

Leave a Reply

Theme by Anders Norén